5 Alasan Sehat untuk Sarapan Kurma

5 Alasan Sehat untuk Sarapan Kurma

5 Alasan Sehat untuk Sarapan Kurma

5 Alasan Sehat untuk Sarapan Kurma – Untuk menunjang produktivitas sepanjang hari, tentunya kita butuh sarapan yang bernutrisi. Bila sarapan tidak bernutrisi atau malah tidak sarapan, itu bisa memengaruhi mood kita. Badan akan terasa lemas, mengantuk, bahkan jadi sulit konsentrasi.

Melansir dari http://aeacap.org/ kurma bisa untuk pilihan salah satu menu sarapan sehari-hari. Ada kurma ajwa, kurma sukari, kurma muda, dan lain-lain yang bisa kamu jpilih. Berikut ini manfaat yang bisa kamu dapat dengan menambahkan kurma ke dalam menu makan pagimu.

1. Sumber energi yang baik untuk memulai hari

Menurut studi yang publikas “International Journal of Food Sciences and Nutrition”, kurma kaya akan nutrisi penting yang dapat membantu memulihkan energi secara cepat. Ini karena kurma memiliki 44-88 persen karbohidrat. Jumlah tersebut lebih tinggi dibandingkan dengan buah-buahan lain.

Walapun begitu, tak perlu khawatir gula darah akan meningkat dengan cepat seperti halnya kalau kita makan nasi putih banyak-banyak. Gula darahmu akan tetap stabil karena kurma mengandung serat dan rendah indeks glikemik, sehingga kamu tidak akan mudah mengantuk dan lemas saat bekerja.

2. Membantu kinerja otak Saat bekerja

Dalam sebuah studi yang terbit di “Neural Regeneration Research” tahun 2016, melakukan uji coba pada tikus dengan mencampurkan makanan tikus dengan kurma. Hasil menunjukkan, tikus tersebut memiliki ingatan, kemampuan belajar, serta dapat mengatasi kecemasan lebih baik dibandingkan dengan tikus yang tidak beri kurma.

Kurma kabarnya dapat mengurangi peradangan pada otak. Selain itu, kurma juga dapat mengurangi plak pada otak, yang mana plak ini dapat menghambat neuron untuk saling berkomunikasi. Cukup dengan konsumsi empat buah kurma per hari, kamu bisa mengurangi masalah tersebut.

3. Memberi nutrisi pada otak kedua kita

Heribert Watzke, salah satu ilmuwan yang pernah menjadi pembicara pada TED Talk pernah mengatakan bahwa dalam sistem pencernaan kita ternyata terdapat saraf neuron yang berbeda tipe, yang dapat berpikir untuk mengolah makanan yang kita makan.

Pencernaan yang sehat bisa memberikan efek yang baik bagi seluruh tubuh, termasuk suasana hati, ingatan, dan masih banyak lagi. Bakteri baik yang tertemukan dalam pencernaan yang sehat dapat membantu menyembuhkan dan melindungi otak kita dalam jangka panjang.

4. Kecil-kecil tapi mencukupi

Sering kali saat hari-hari sibuk, kita lupa untuk sarapan sehat, boro-boro menyiapkannya! Nah, dalam sikon seperti ini, kita perlu menu sarapan praktis tetapi tetap dapat memenuhi kebutuhan nutrisi sepanjang hari. Nah, kurma bisa kamu andalkan!

Menurut sebuah studi yang memuat dalam National Center of Biotechnology Information (NCBI), cukup dengan makan empat buah kurma saja atau setara 100 gram per hari dapat memenuhi lebih dari 15 persen kebutuhan harian mineral penting seperti tembaga, potasium, magnesium, dan selenium. Tak hanya itu, konsumsinya juga dapat memenuhi 25 persen kebutuhan serat dari makanan harian kita.

5. Tubuh jadi lebih sehat

Hari yang produktif tentunya tertunjang oleh tubuh yang sehat. Menurut sebuah laporan dalam “Journal of Pharmacy and Bioallied Sciences” tahun 2019, kurma (Phoenix dactylifera L.) kaya akan nutrisi seperti serat, gula, protein, vitamin, mineral, flavonoid, dan senyawa fenolik.

Mengingat adanya senyawa fenolik ini, kurma merupakan sumber antioksidan dengan bioaktivitas paten yang dapat melawan bakteri patogen. Oleh karena itu, selain merupakan sumber antioksidan yang baik, kurma juga bermanfaat dalam pengelolaan penyakit yang berhubungan dengan stres oksidatif dan infeksi.

Berdasarkan sebuah penelitian dalam jurnal “PLOS One” tahun 2015, dibanding buah ara atau buah kering lainnya, kurma katanya memiliki antioksidan paling tinggi.

Mengandung flavonoid, senyawa tersebut dapat mengurangi risiko penyakit diabetes, Alzheimer, dan beberapa jenis kanker. Selain itu, kandungan karotenoid pada dalamnya terbukti dapat meningkatkan kesehatan jantung dan menurunkan risiko gangguan mata. Dalam penelitian tersebut juga menyebutkan bahwa kandungan asam fenolik dalam kurma dapat membantu menurunkan risiko kanker dan penyakit jantung.

Comments are closed.