Artis Hollywood Sering Melakukan Diet Sirtfood

Artis Hollywood Sering Melakukan Diet Sirtfood

Artis Hollywood Sering Melakukan Diet Sirtfood

Artis Hollywood Sering Melakukan Diet Sirtfood – Akhir-akhir ini diet sirtfood sedang naik daun. Sebab, metode ini berhasil dijalankan oleh penyanyi Adele dan membuatnya menghilangkan 100 pound berat badan atau setara dengan 45,3 kilogram.

Selain Adele, figur publik yang sukses menjalani diet sirtfood adalah Pippa Middleton, Lorraine Pascale (koki televisi asal Inggris), Jodie Kidd (model asal Inggris), dan masih banyak lagi.

Jadi penasaran, apa, sih, yang boleh dan dilarang untuk dikonsumsi dalam diet sirtfood? Apakah pola makan tersebut aman bagi kesehatan? Cek sendiri jawabannya di bawah ini!

1. Sirtfood adalah diet berbasis nabati

Sebelum beranjak lebih jauh, mari kenalan dengan diet sirtfood terlebih dahulu. Ini adalah diet berbasis nabati yang tinggi antioksidan.

Dilansir dari laman The Beet, kata “sirt” berasal dari makanan yang mengandung aktivator sirtuin, protein dalam tubuh yang mengatur metabolisme, peradangan, dan umur sel.

Diet sirtfood dikembangkan oleh Aidan Goggins dan Glen Matten, ahli gizi asal Inggris sekaligus penulis buku “The Sirtfood Diet”. Makanan yang mengandung sirtuin dipercaya bisa membakar lemak dengan lebih cepat.

2. Makanan apa yang direkomendasikan dalam diet sirtfood?

Dipercaya, makanan yang mengandung aktivator sirtuin bisa memberi sinyal pada tubuh untuk meningkatkan metabolisme dan massa otot saat tubuh sedang membakar lemak.

Menurut laman The Beet, makanan yang dianjurkan adalah kubis, stroberi, anggur merah, kedelai, peterseli, kacang kenari, arugula, sawi putih, blueberry, paprika, bawang putih, dark chocolate (85 persen kakao), kopi, matcha, minyak zaitun extra virgin, dan lainnya.

Kamu tidak boleh pilih-pilih dan hanya mengonsumsi cokelat atau anggur saja, ya! Sebab, tubuh membutuhkan lebih banyak serat, antioksidan, dan makanan kaya nutrisi.

3. Diet ini menggabungkan makanan yang mengandung sirtuin dengan pembatasan kalori

Bagaimana cara menghasilkan kadar sirtuin yang lebih tinggi? Caranya adalah dengan menggabungkan makanan yang mengandung aktivator sirtuin dan membatasi asupan kalori, seperti dijelaskan dalam sebuah artikel di laman Healthline.

Buku “The Sirtfood Diet” menjanjikan bahwa metode diet ini bisa memicu penurunan berat badan yang cepat, sembari tetap mempertahankan massa otot dan melindungi dari penyakit kronis.

4. Pada minggu pertama, asupan kalori benar-benar dibatasi

Pada fase pertama, asupan kalori dibatasi maksimal 1.000 kalori per hari, selama tiga hari pertama. Asupannya terdiri dari tiga porsi jus hijau, satu porsi makanan yang mengandung tinggi sirtuin, dan dua kotak dark chocolate.

Dilansir dari laman Easy Peasy Foodie, pada fase pertama pelaku diet sirtfood juga dilarang minum alkohol. Air putih, teh, dan kopi dibolehkan.

Lalu, empat hari sisanya, asupan kalori ditingkatkan menjadi 1.500 kalori per hari. Asupan per hari terdiri dari dua porsi jus hijau dan dua porsi makanan yang kaya akan sirtuin.

5. Jangan khawatir, minggu kedua tidak seketat minggu pertama

Setelah fase pertama sukses dilalui, fase kedua pun datang. Fase kedua diet ini lebih fokus pada pemeliharaan, bukan pembatasan kalori. Menu makan tiap harinya adalah tiga porsi makanan yang kaya akan sirtuin, satu porsi jus hijau, serta 1-2 porsi camilan sehat bila diperlukan.

Beruntungnya, pada fase kedua kedua ini kamu diizinkan untuk minum anggur merah (red wine), tetapi hanya 2-3 gelas per minggu. Kamu juga diperbolehkan untuk minum air, teh, dan kopi.

Apakah diet ini berhenti di minggu kedua? Tentu tidak! Kamu bisa mengulang pola tersebut sampai meraih berat badan yang diinginkan.

6. Di sisi lain, diet sirtfood menuai kontroversi

Walau terlihat menjanjikan, diet sirtfood nyatanya juga menuai berbagai kontroversi. Sejauh ini, belum ada bukti yang meyakinkan bahwa diet tersebut memiliki efek yang lebih menguntungkan dibanding diet lain yang membatasi kalori.

Mengutip dari laman Healthline, membatasi asupan hingga 1.000 kalori per hari dan berolahraga hampir selalu menyebabkan penurunan berat badan. Meski demikian, diet yang bikin berat badan cepat turun biasanya tidak bertahan lama.

Studi yang dilakukan terkait tentang diet sirtfood yang ada dalam buku “The Sirffood Diet” tidak memantau para partisipan setelah minggu pertama, untuk mengetahui apakah berat badan mereka naik atau kembali ke semula.

Comments are closed.