Cek 5 Fakta Mengenai Bubur Ayam untuk Menu Sarapan, Yakin Masih Ideal?

Cek 5 Fakta Mengenai Bubur Ayam untuk Menu Sarapan, Yakin Masih Ideal?

Cek 5 Fakta Mengenai Bubur Ayam untuk Menu Sarapan, Yakin Masih Ideal?

Cek 5 Fakta Mengenai Bubur Ayam untuk Menu Sarapan, Yakin Masih Ideal? – Bubur ayam merupakan salah satu jenis olahan populer yang eksistensinya banyak cari orang-orang, khususnya untuk menu sarapan. Olahan ini terbuat dari nasi yang telah menggunakan dan biasanya memberi aneka topping pendukung seperti ayam suwir, kacang goreng, kerupuk, sambal, daun bawang, bawang goreng, dan aneka ragam satai. Melansikan dari coloradofarmers.org

Namun, pertanyaan yang mungkin banyak terdapat pada benak orang-orang adalah apakah benar bubur ayam cukup ideal dan menyehatkan untuk sarapan?

1. Jumlah kalori bubur ayam

Secara umum banyak orang yang lebih memerhatikan pada jumlah kalori yang terdapat pada makanan untuk menimbang konsumsi kalori harian. Bubur ayam memiliki sekitar 214 kalori yang juga masing-masing mengandung karbohidrat dan protein pada dalamnya. Hal ini kemudian membuat bubur ayam banyak mempertimbangkan untuk mengkonsumsiĀ  pagi sebagai menu sarapan.

2. Pentingnya kandungan karbohidrat dan protein

Ada dua komponen penting yang harus kamu pertimbangkan pada saat mengonsumsi bubur, yaitu kandungan protein dan karbohidratnya. Kedua kandungan penting ini memang sangat berperan dalam memberikan efek kenyang atau pun nutrisi ke dalam tubuh. Sehingga kamu perlu memerhatikan kedua kandungan penting ini selama memilih jenis makanan, termasuk bubur ayam.

3. Asam lemak jenuh dari bubur ayam

Tahukah kamu bahwa ternyata bubur ayam juga dapat menyumbang asam lemak jenuh pada tubuh? Hal ini tentunya sesuai apabila kamu menambahkan kerupuk atau kacang goreng ke dalamnya. Kedua bahan pelengkap bubur tersebut memang dapat memberikan asam lemak jenuh yang memberikan efek tak baik bagi tubuh, sekaligus merusak kandungan dan nutrisi baik yang ada pada bubur.

4. Mengonsumsi bubur ayam membuat mudah lapar kembali

Mengonsumsi sarapan tentunya dimaksudkan sebagai upaya dalam me-recharge kembali energi yang sebelumnya telah dikeluarkan selama istirahat. Tak heran bila kemudian pemilihan menu sarapan berikut kalorinya menjadi aspek terpenting yang harus dipertimbangkan. Namun, sayangnya bubur ayam tak memenuhi kriteria tersebut. Kalori pada bubur ayam terlalu rendah sehingga mudah untuk membuat lapar kembali.

5. Tips penting dalam mengonsumsi bubur ayam saat sarapan

Apabila memang kamu seakan sulit lepas dari menu sarapan favoritmu seperti bubur ayam, maka kamu dapat mengakalinya agar bubur ayam milikmu tetap ideal untuk dikonsumsi sebagai menu sarapan. Caranya adalah dengan menghindari penggunaan kacang goreng atau kerupuk ke dalamnya. Selain itu, kamu juga dapat menambah sumber protein, seperti susu atau telur rebus selama mengonsumsi sarapan.

Nah, beberapa fakta di atas semoga dapat membuatmu semakin mengenal bubur ayam yang biasa dikonsumsi untuk menu sarapan. Meskipun dikenal sebagai menu hits saat sarapan, ternyata bisa berpotensi menaikkan asam SARAPAN

Comments are closed.