Manfaat Lempuyang untuk Kesehatan

Manfaat Lempuyang untuk Kesehatan

Manfaat Lempuyang untuk Kesehatan

Manfaat Lempuyang untuk Kesehatan – Manfaat lempuyang untuk kesehatan mungkin tidak sepopuler jenis tanaman seperti, jahe, kunyit, daun sirih, sereh, temulawak, dan sebagainya. Padahal lempuyang sendiri telah sejak lama digunakan oleh masyarakat lokal Indonesia sebagai obat tradisional khususnya sebagai bahan jamu.

Lempuyang atau juga dikenal dengan sebutan puyang, merupakan jenis rempah dari keluarga Zingiberaceae. Lempuyang sendiri sebenarnya memiliki tiga vareitas, yaitu lempuyang emprit atau pahit (Zingiber amaricanus BI), lempuyang wangi (Zingiber aromaticum Val), dan lempuyang gajah (Zingiber zerumber Sm). Perbedaan dari ketiga varietas tersebut dapat dibedakan dari segi tampilannya.

Manfaat lempuyang untuk kesehatan sendiri, tidak lain karena adanya berbagai senyawa bioaktif metabolit seperti alkaloid, saponin, flavanoid, polyphenol, dan essensial oil antara lain hemulene, caryophyllene, zingiberene, dan zerumbone.

Selain itu, lempuyang juga memiliki kandungan berupa seskuiterpen, monoterpen, dan senyawa fenolik yang menjadi kandungan senyawa utama di dalam tanaman lempuyang.

1. Anti Inflamasi

Manfaat lempuyang untuk kesehatan yang pertama yaitu kemampuannya untuk menjadi anti inflamasi. Manfaat lempuyang untuk kesehatan ini berdasarkan hasil penelitian yang diterbitkan oleh Universitas Kristen Indonesia.

Secara alami, tubuh memiliki respon alami ketika akan menyembuhkan diri dari infeksi, luka, dan iritasi.

Adanya peradangan ketika proses penyembuhan tersebut merupakan mekanisme pertahanan tubuh. Namun ketika peradangan tersebut berlangsung terus-menerus, maka akan menjadi sangat berbahaya dan mengganggu.

Bahkan, peradangan yang berlangsung terus menerus dapat menyebabkan penyakit kronis lainnya, seperti arthritis, atherosclerosis, dan kanker.

2. Anti Mikroba

Sedangkan manfaat lempuyang untuk kesehatan yang selanjutnya, yaitu kemampuannya sebagai anti mikroba. Hal ini karena kandungan Terpinen-4-ol yang dapat membunuh mikroba.

Mikroba yang dapat di atasi dengan kandungan tersebut antara lain escherichia coli, klebsiella pneumoniae, salmonella typhi, dan shigella flexneri.

3. Antipiretik

Selain itu, lempuyang juga berperan aktif sebagai antipiretik dan anti analgesik. Pemberian ekstrak ethanol dan ekstrak rhizoma lempuyang sebesar 25,50 dan 100mg/kg.

Menunjukkan hasil secara signifikan sebagai antipiretik dan anti analgesik. Essensial oil dan zerumbone yang terkandung pada lempuyang juga dapat meningkatkan napsu makan.

4. Menurunkan Gula Darah

Manfaat lempuyang untuk kesehatan lainnya, adalah kemampuannya dalam membantu menurunkan kadar glukosa darah penyebab diabetes.

Sementara penelitian terbaru menemukan bahwa ekstrak etanol dari rimpang lempuyang emprit (Zingiber amaricans BL) juga sangat efektif untuk membantu menurunkan gula darah.

5. Menjaga Pencernaan

Salah satu manfaat lempuyang untuk kesehatan yang paling terkenal yaitu untuk menyehatkan saluran pencernaan. Lempuyang dapat dikonsumsi untuk penambah nafsu makan, meringankan gejala disentri, dan mengeluarkan gas pada perut kembung.

Bahkan tidak sedikit yang memanfaatkan lempuyang sebagai obat pelangsing. Untuk mengonsumsinya juga cukup mudah, yaitu dengan merebus lempuyang layaknya jahe, lalu cukup konsumsi air rebusan tersebut.

Comments are closed.